Langsung ke konten utama

Salahkah?

Tuhan..

Engkau Allah yang Maha Tahu

Engkau juga Allah yang mengerti segala yang terjadi

Saat ini pun Tuhan juga pasti tahu isi hatiku

 

Betapa sebenarnya tiap-tiap waktu, aku ingin bersyukur

Betapa aku ingin selalu memuji Engkau

Tapi, mengapa hidupku begitu sulit?

Bahkan hatiku terasa amat sakit?

 

Tuhan..

Aku menangis setiap hari

Tidak ada seorangpun yang tahu dan melihatnya

Engkau Allahku..

Setiap tetes air mataku yang mengalir, Engkau tahu

Sesaknya saat aku menarik nafas pun, Engkau tahu

 

Ampuni aku Tuhan..

Ternyata aku ini sangat lemah

Bahkan aku hanya bisa berteriak dalam diam

 

Tuhan..

Mengapa aku tak kunjung paham dengan apa yang Engkau ajarkan?

Sebegitu berdosanya kah aku?

Aku tidak punya apa-apa

Aku hanya punya Mama yang begitu kucintai

Haruskah aku juga kehilangannya?

Engkau tahu, aku sudah berusaha

Tapi, mengapa rindu ini begitu menyiksa?

Tuhan..

Sungguh betapa sakitnya aku menahan badai kali ini

Tanpa Mama yang menguatkanku

Aku juga ingin pergi

Meninggalkan semua derita

Salahkah aku Tuhan?

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mama

Mama..  Aku ingin kita bisa kembali seperti dulu..  Berbincang, bercanda, menghabiskan waktu bersama untuk bersenang-senang Sebentar, aku ingat lagi kenangan kita dulu..  Saat Mama menyetir mobil, lalu tiba-tiba memegang tanganku Mama bilang " Yaya, I love you" Kita suka sekali makan makanan enak Tidak ada kata diet bila bersama Mama..  Bagi Mama, aku cantik apa adanya Tanpa syarat apapun..  Mama..  Ada suatu pagi, Mama bertanya padaku "Kamu tadi malam nangis ya? "  Mama begitu memperhatikanku yang sedih karena urusan pekerjaan Aku berusaha menjaga keluargaku Mencoba mengatur segala sesuatunya agar cukup, tidak kekurangan..  Hingga di suatu subuh saat selesai memasak, tanganku terluka hingga darah mengucur cukup banyak Aku masih ingat, Mama saat itu panik sekali..  Padahal aku sudah dewasa, tapi masih seperti anak kecil saat terluka..  Mama..  Ternyata Tuhan bukan memberikanku seorang ibu..  Tuhan mengirimkanku seorang Malaikat...

Tidak Sanggup

Tuhan Yesus... Hatiku sedang sakit Apakah Engkau melihat senyum anehku? Tidak sama lagi seperti dulu Tuhan Yesusku yang baik, Mengapa aku harus mengalami penderitaan ini? Masih belum cukupkah luka yang telah kulewati sebelumnya? Engkau mengenalku sejak aku masih kecil.. Engkau bersama-sama denganku menghadapi hidupku yang berliku Betapa kerasnya dunia menghajarku pun Kau tahu Bila memang ini yang harus kualami, Tetaplah bersamaku Tuhan Yesus.. Aku tidak akan sanggup berjalan sendiri Kurasakan jantungku pun ingin meledak Tolong aku Tuhanku.. Aku tidak mampu Kali ini aku benar-benar tidak sanggup

Kehilangan

Hari Minggu, satu Mei dua ribu dua puluh dua Mimpi buruk itu tiba Tanpa diduga menyerang tanpa aku sangka Mamaku hilang.. Lenyap seperti ditelan bumi Tanpa pesan, tanpa pamit Seperti ditusuk pisau tajam Hatiku terasa teriris perih Sekuat tenaga kucoba berdiri dan mencari Otak kupaksa tetap berpikir jernih Hatiku berkata, Tuhan Yesus di mana Mamaku.. Tolong.. Sebelumnya rasa kehilangan tidak pernah sesakit ini Baru pertama kali kurasakan, kehilangan seperti kematian Yang kupertanyakan, mengapa kami? Misteri yang setiap harinya kupertanyakan Bagaimana bisa? Mamaku yang kucinta, yang juga sangat mencintaiku Menghilang tanpa saksi   Semesta, apakah salahku? Sungguh hanya permohonan maaf yang bisa kuberi Aku sangat merindukan Mamaku Dalam tidurpun aku merindukannya Bagaimana cara agar aku bisa mengungkap kepergiannya? Dia yang merupakan pendoa utama dalam hidupku Dia yang adalah alasan mengapa aku bisa bertahan hingga kini Semesta, b...